Kalkulator Tabungan & Bunga โ Simulasi Deposito dan Rekening Bank
Simulasikan pertumbuhan tabungan Anda dengan bunga majemuk atau bunga sederhana. Hitung hasil deposito, tabungan bank, atau ORI/SBR setelah dipotong pajak bunga 20%. Proyeksi tahunan ditampilkan secara visual untuk membantu perencanaan keuangan jangka panjang.
Perbedaan Bunga Sederhana dan Bunga Majemuk
Memahami perbedaan kedua jenis bunga ini sangat penting untuk mengelola tabungan dan investasi:
- Bunga Sederhana (Simple Interest): Bunga dihitung hanya dari pokok awal. Setiap periode menghasilkan bunga yang sama. Rumus: Bunga = Pokok ร Suku Bunga ร Waktu. Digunakan pada deposito yang bunganya tidak diinvestasikan kembali.
- Bunga Majemuk (Compound Interest): Bunga periode sebelumnya ditambahkan ke pokok, sehingga bunga berikutnya dihitung dari jumlah yang lebih besar. Pertumbuhan bersifat eksponensial. Rumus: Nilai = Pokok ร (1 + r)^t. Berlaku jika bunga langsung masuk kembali ke rekening.
Albert Einstein pernah menyebut bunga majemuk sebagai "keajaiban dunia kedelapan" โ semakin lama Anda membiarkan uang berkembang, semakin dramatis pertumbuhannya. Kalkulator ini memungkinkan Anda membandingkan kedua metode secara langsung.
Cara Menggunakan Kalkulator Tabungan
- Masukkan saldo awal โ modal yang akan Anda tabung atau depositokan
- Pilih atau ketik suku bunga per tahun (gunakan preset bank untuk referensi cepat)
- Pilih jangka waktu โ 1, 3, 5, atau 10 tahun
- Pilih jenis bunga: majemuk (bunga berbunga) atau sederhana (bunga flat)
- Atur pajak bunga โ default 20% untuk deposito bank umum di Indonesia
- Klik "Hitung Tabungan"
Hasil menampilkan nilai akhir setelah pajak, rincian bunga kotor dan bersih, serta grafik proyeksi pertumbuhan per tahun.
Suku Bunga Deposito dan Tabungan di Indonesia 2026
Berikut gambaran umum suku bunga produk simpanan di Indonesia (dapat berubah, cek langsung ke bank):
| Produk / Bank | Bunga per Tahun | Pajak Bunga | Catatan |
|---|---|---|---|
| Tabungan BCA | 2โ3,5% | 20% | Tergantung saldo |
| Tabungan BRI / BNI / Mandiri | 2โ4% | 20% | Tergantung tier saldo |
| Deposito bank umum | 4โ6% | 20% | Tenor 1โ12 bulan |
| ORI / SBR (Obligasi Negara) | 5,9โ7,5% | 10% | Pajak lebih rendah |
| Reksa Dana Pasar Uang | 4โ6% | 0% | Tidak ada pajak bunga |
| Bank Digital (Jago, Blu, dll) | 4โ7% | 20% | Sering ada promo bunga tinggi |
*Bunga dan ketentuan berubah mengikuti kebijakan Bank Indonesia dan masing-masing bank. Selalu konfirmasi ke bank terkait.
Perbandingan: Deposito vs Reksa Dana Pasar Uang
Dua instrumen paling populer untuk dana darurat dan tabungan jangka pendek:
| Aspek | Deposito | Reksa Dana Pasar Uang |
|---|---|---|
| Imbal hasil | Tetap (sudah pasti) | Mengikuti pasar (biasanya mirip deposito) |
| Pajak | 20% dari bunga | 0% (tidak kena pajak bunga) |
| Likuiditas | Terkunci (ada penalti jika cair lebih awal) | Bisa cair kapan saja (T+1 atau T+2) |
| Jaminan | Dijamin LPS hingga Rp 2 miliar | Tidak dijamin LPS, dijamin NAB (nilai aset bersih) |
| Modal minimum | Rp 1 juta โ Rp 8 juta (tergantung bank) | Mulai Rp 10.000 (via aplikasi investasi) |
| Cocok untuk | Dana yang tidak butuh dicairkan cepat | Dana darurat, tabungan fleksibel |
Simulasi Pertumbuhan Tabungan: Mulai Cepat vs Menunda
Contoh dua orang yang menabung Rp 10.000.000 dengan bunga 5% per tahun (bunga majemuk, setelah pajak 20% = efektif 4%):
- Andi mulai menabung sekarang โ setelah 10 tahun: Rp 10 juta ร (1,04)^10 = Rp 14,8 juta
- Budi menunda 5 tahun โ hanya punya 5 tahun: Rp 10 juta ร (1,04)^5 = Rp 12,2 juta
- Perbedaan: Rp 2,6 juta โ hanya karena menunda 5 tahun!
Kunci bunga majemuk adalah waktu. Semakin awal mulai, semakin besar manfaatnya. Menabung Rp 500.000/bulan mulai usia 25 tahun jauh lebih menguntungkan daripada menabung Rp 1.000.000/bulan mulai usia 35 tahun.