๐Ÿฆ Kalkulator Tabungan
Simulasi bunga tabungan dan deposito
BCA 3,5%
BRI 4%
Deposito 5%
ORI/SBR 6%
1
3
5
10
Bunga Majemuk
Bunga Sederhana
โ€”
Nilai akhir (setelah pajak)
Pokokโ€”
Total bunga kotorโ€”
Pajak bunga (20%)โ€”
Bunga bersihโ€”

Kalkulator Tabungan & Bunga โ€” Simulasi Deposito dan Rekening Bank

Simulasikan pertumbuhan tabungan Anda dengan bunga majemuk atau bunga sederhana. Hitung hasil deposito, tabungan bank, atau ORI/SBR setelah dipotong pajak bunga 20%. Proyeksi tahunan ditampilkan secara visual untuk membantu perencanaan keuangan jangka panjang.

Advertisement

Perbedaan Bunga Sederhana dan Bunga Majemuk

Memahami perbedaan kedua jenis bunga ini sangat penting untuk mengelola tabungan dan investasi:

Albert Einstein pernah menyebut bunga majemuk sebagai "keajaiban dunia kedelapan" โ€” semakin lama Anda membiarkan uang berkembang, semakin dramatis pertumbuhannya. Kalkulator ini memungkinkan Anda membandingkan kedua metode secara langsung.

Cara Menggunakan Kalkulator Tabungan

  1. Masukkan saldo awal โ€” modal yang akan Anda tabung atau depositokan
  2. Pilih atau ketik suku bunga per tahun (gunakan preset bank untuk referensi cepat)
  3. Pilih jangka waktu โ€” 1, 3, 5, atau 10 tahun
  4. Pilih jenis bunga: majemuk (bunga berbunga) atau sederhana (bunga flat)
  5. Atur pajak bunga โ€” default 20% untuk deposito bank umum di Indonesia
  6. Klik "Hitung Tabungan"

Hasil menampilkan nilai akhir setelah pajak, rincian bunga kotor dan bersih, serta grafik proyeksi pertumbuhan per tahun.

Suku Bunga Deposito dan Tabungan di Indonesia 2026

Berikut gambaran umum suku bunga produk simpanan di Indonesia (dapat berubah, cek langsung ke bank):

Produk / BankBunga per TahunPajak BungaCatatan
Tabungan BCA2โ€“3,5%20%Tergantung saldo
Tabungan BRI / BNI / Mandiri2โ€“4%20%Tergantung tier saldo
Deposito bank umum4โ€“6%20%Tenor 1โ€“12 bulan
ORI / SBR (Obligasi Negara)5,9โ€“7,5%10%Pajak lebih rendah
Reksa Dana Pasar Uang4โ€“6%0%Tidak ada pajak bunga
Bank Digital (Jago, Blu, dll)4โ€“7%20%Sering ada promo bunga tinggi

*Bunga dan ketentuan berubah mengikuti kebijakan Bank Indonesia dan masing-masing bank. Selalu konfirmasi ke bank terkait.

Perbandingan: Deposito vs Reksa Dana Pasar Uang

Dua instrumen paling populer untuk dana darurat dan tabungan jangka pendek:

AspekDepositoReksa Dana Pasar Uang
Imbal hasilTetap (sudah pasti)Mengikuti pasar (biasanya mirip deposito)
Pajak20% dari bunga0% (tidak kena pajak bunga)
LikuiditasTerkunci (ada penalti jika cair lebih awal)Bisa cair kapan saja (T+1 atau T+2)
JaminanDijamin LPS hingga Rp 2 miliarTidak dijamin LPS, dijamin NAB (nilai aset bersih)
Modal minimumRp 1 juta โ€“ Rp 8 juta (tergantung bank)Mulai Rp 10.000 (via aplikasi investasi)
Cocok untukDana yang tidak butuh dicairkan cepatDana darurat, tabungan fleksibel

Simulasi Pertumbuhan Tabungan: Mulai Cepat vs Menunda

Contoh dua orang yang menabung Rp 10.000.000 dengan bunga 5% per tahun (bunga majemuk, setelah pajak 20% = efektif 4%):

Kunci bunga majemuk adalah waktu. Semakin awal mulai, semakin besar manfaatnya. Menabung Rp 500.000/bulan mulai usia 25 tahun jauh lebih menguntungkan daripada menabung Rp 1.000.000/bulan mulai usia 35 tahun.

FAQ โ€” Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah bunga deposito dikenakan pajak di Indonesia?
Ya. Bunga deposito dan tabungan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% dari bunga bruto untuk saldo di atas Rp 7,5 juta. Saldo di bawah Rp 7,5 juta dibebaskan dari pajak bunga. Pajak ini langsung dipotong oleh bank sebelum bunga dikreditkan ke rekening Anda โ€” Anda tidak perlu melaporkan secara terpisah.
Lebih baik deposito atau reksa dana pasar uang?
Keduanya relatif aman dengan imbal hasil mirip. Deposito lebih pasti (bunga tetap, dijamin LPS hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank) namun tidak fleksibel โ€” ada penalti jika dicairkan sebelum jatuh tempo. Reksa dana pasar uang tidak dijamin LPS namun lebih likuid (bisa cair T+1 atau T+2), tidak kena pajak bunga, dan modal awal lebih rendah. Untuk dana darurat, reksa dana pasar uang lebih cocok. Untuk dana yang tidak akan disentuh, deposito menawarkan kepastian lebih tinggi.
Berapa saldo minimal untuk membuka deposito?
Saldo minimal bervariasi per bank: BCA mulai Rp 8 juta, BRI dan Mandiri mulai Rp 1 juta, beberapa bank digital (seperti Jago, Blu) mulai dari Rp 100.000. Tenor umumnya 1, 3, 6, atau 12 bulan. Bunga lebih tinggi untuk tenor lebih panjang dan nominal lebih besar. Cek ketentuan terkini langsung ke bank karena sering berubah.
Apa itu LPS dan bagaimana melindungi tabungan saya?
LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) menjamin simpanan nasabah hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank jika bank tersebut dilikuidasi. Syarat: saldo โ‰ค Rp 2 miliar, bunga โ‰ค tingkat bunga penjaminan LPS yang berlaku (cek di lps.go.id), dan nasabah tidak terlibat tindakan yang merugikan bank. Jika Anda punya tabungan lebih dari Rp 2 miliar, sebaiknya disebar ke beberapa bank berbeda.
Apakah boleh mencairkan deposito sebelum jatuh tempo?
Boleh, namun biasanya dikenakan penalti berupa kehilangan sebagian atau seluruh bunga yang sudah berjalan. Beberapa bank juga mengenakan biaya administrasi. Misalnya deposito 12 bulan yang dicairkan di bulan ke-3 mungkin tidak mendapat bunga sama sekali. Karena itu, jangan menaruh dana darurat di deposito โ€” gunakan reksa dana pasar uang atau tabungan biasa yang bisa diakses kapan saja.
Apa itu ORI dan SBR, dan apakah lebih menguntungkan dari deposito?
ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan SBR (Savings Bond Ritel) adalah surat utang negara yang bisa dibeli masyarakat umum, biasanya dengan modal minimum Rp 1 juta. Keunggulannya: bunga lebih tinggi dari deposito (sekitar 5,9โ€“7,5%), pajak bunga hanya 10% (vs 20% deposito), dan 100% dijamin negara. Kelemahannya: periode tertentu (biasanya 2โ€“3 tahun), tidak bisa dicairkan kapan saja (ada periode early redemption terbatas). Diterbitkan secara berkala โ€” pantau pengumuman Kemenkeu untuk jadwal penjualan.

Kalkulator Terkait